Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu.
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu.
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu.
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman.
SSSSSsssssssttttt...indonesia tanah surga,,Katanyaaaaa.
Tapi mungkinkah sekarang negeri ini masih bisa di sebut tanah surga? anda sendiri yang bisa menjawabnya. Dulu mungkin iya, Indonesia tanah surga dengan segala kemewahan dan keindahan nya.Lihatlah sekeliling kita!! mungkinkah disurga banyak sampah? apakah disurga banyak orang yang mengeluarkan airmata kesedihan nya? Ah terlalu banyak jika harus dituliskan semua. Lebih baik anda sendiri yang mengkajinya agar kita sama-sama sadar bahwa saat ini ibu pertiwi sedang berduka karena melihat "anak" nya durhaka.
yapppp, kita harus berpikir apa yang harus kita berikan untuk negara ini bukan apa yang diberikan negara untuk kita... (kata guru saya) ...:)
BalasHapusYapzzzzzz,,,,,jangan sampai ibu pertiwi menuntut janji yang telah kita ikrarkan dalam pancasila yang katanya dasar negara,,
BalasHapus